Sabtu, 03 April 2010

proses request order OP kita pada broker dan selanjutnya bagaimana uang kita sampai di market... Dan dari mana broker mendapat laba?

Mungkin harus dilihat dari market structurenya ya.

Kelompok pertama adalah interbank market(kumpulan money center2), yang bisa melakuan deal satu sama lain secara langsung dengan volume terbesar melalui layanan Electronic Brokering System (EBS) ataupun Reuter melalui satu perjanjian tertentu. Lewat layanan ini member satu bisa melihat rate yang ditawarkan oleh member lain dalam tukar menukar uang ini. EBS sendiri bukan broker,berupa aplikasi yang digunakan buat melihat rate yang diberikan oleh anggota lain.

Kelompok kedua bisa dikatakan adalah jaringan dari satu member kelompok pertama. samplenya mungkin seperti ini; melalui salah satu cabang Bank of America kita bisa nukerin uang ke dalam berbagai currency lain. Yang bank of America lakukan hanyalah memindahkan dana dari cabang lain ke cabang tempat kita melakukan transaksi.

Sedangkan retail broker (dealer) macam FXCM, oanda,fxopen, dll yang dalam operasionalnya membutuhkan liquidity provider menggunakan jasa salah satu dari member kelompok kedua diatas. Selain itu ada juga layanan broker yang biasa kita sebut ECN. Jenis ini sama aja dengan retail broker biasa, namun menggunakan lebih dari satu liquidity provider (anggota kelompok kedua) yang berbeda untuk mendapatkan liquiditas yang lebih, dan datanya langsung di sodorkan pada trader yang menggunakan layanannya.

Gambar kompleks nya mungkin seperti ini
This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 700x482.


Dari sini keliatan gimana perjalanan order yang kita lakuin.
Keuntungan broker didapatkan dari selisih bid-ask yang diberikan pada trader(spread).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar