Sabtu, 03 April 2010

objek jual beli dan cara mendapatkan profit

Yang menjadi objek dalam forex trading adalah mencari keuntungan dari perubahan nilai dari satu mata uang terhadap mata uang pasangannya (pair) . Contoh kasarnya dari cara mendapatkan keuntungannya kira-kira seperti ini :

kita membuka posisi long (buy) di pair EUR/USD di nilai tukar 1.1800 sebesar 1 lot. Hal ini berarti kita membeli 100.000 Euro jika di Regular account, atau 10.000 Euro di mini/micro account di nilai tukar 1.1800 dengan mata uang USD. Lalu 3 minggu kemudian kita menutup posisi long (buy) di nilai tukar 1.2000 . Bisa dikatakan kita menukarkan kembali Euro yang anda beli sebelumnya (saat membuka posisi) kembali ke mata uang USD.

Dari contoh diatas bisa kita lihat bahwa kita mendapatkan keuntungan sebesar 200 pips. Nilai ini didapat dari selisih nilai tukar saat menutup posisi dengan nilai tukar saat kita membuka posisi ( 2000-1800=200 ) . Karena membuka posisi sebesar 1 lot, keuntungan 200 pips ini bisa berarti $200 di account mini, atau $2000 di account standar (tergantung jensi account).

Nilai tukar (exchange rate) sederhananya adalah rasio dari nilai satu mata uang terhadap mata uang pasangannya. Contohnya : nilai tukar USD/CHF menunjukan berapa dollar amerika yang diperlukan untuk membeli satu Swiss franc, atau berapa banyak swiss franc yang diperlukan untuk membeli 1 dollar amerika.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar