Kita lanjutkan lagi pembahasan soal martingale kita.
Baiklah, saya fokuskan pokok bahasan kita hari ini dengan martingale switching, maksudnya apabila kita masuk posisi kemudian gagal maka pada jarak tertentu, yaitu di titik switching-nya (switching point) kita kita tutup posisi itu dan buka lagi posisi baru dengan arah berlawanan dan lot berlipat dari posisi lama (cut-switch), seperti halnya saya berikan contoh di awal, lot satu gagal lalu buka 2 lot di jarak 50 pips.
Untuk yang belum mengerti tehnik cut-switching, bisa dilihat ilustrasi di bawah ini:
Pertanyaannya sekarang.. di manakah 'switching pointnya'
Apakah memang harus 50 pips? Atau kenapa mesti 20 pips? kenapa mesti 40 pips? kenapa mesti 30 pips dan sebagainya?
Please lah.. inilah kelemahan utama para martingalis, mereka sangat terpaku pada jarak pips, padahal ini bisa sangat membunuh. Buat yang meng-cut switch pada jarak 20 pips, hey.. kamu bisa terbunuh pada kondisi harga di market Oceania - Frankfurt! Di sana pasar jinak, trend datar, dan ranging atau apapun lah namanya.. dan saat pasar begini, harga bisa bolak-balik, tang-tung-tang-tung lebih dari 5 kali dalam range 20 pips-an. Jelas, jarak segini terlalu riskan untuk main martingale.
Adapun 50 pips di contoh saya hanyalah sekedar ilustrasi, saya bisa saja kurang atau lebih dari itu. Memang sih, kita punya 4-5 kali kesempatan, sehingga apabila 4 kali 'berdosa' loss, kita masih bisa untung asalkan di kesempatan kelima kita profit.
Tetapi buat apa harus menunggu sampai kesempatan kelima? Alangkah sayang kalau kita harus buang-buang peluru dengan jarak cut-switch yang terlalu pendek, sehingga harga sebenarnya belum tentu balik arah di titik itu tetapi kita terlanjur meng-cutswitchnya. Saat kita cut-switch di suatu titik, ternyata harga malah berbalik lagi ke arah posisi yang sudah mati karena terlanjur kita cut . Gondok rasanya!
LALU KALAU BEGITU, BAGAIMANAKAH KITA MENENTUKAN SWITCHING POINTNYA?
Baik, inilah kuncinya... Pertama bersikaplah dinamis, fleksibel, jangan terpaku pada jarak harus 40 pips, 20 pips, atau 50 pips,
Kedua, carilah patern-patern yang dinamis yang memang di sana mengindikasikan itulah titik switchingnya, maksudnya, apabila harga memang berbalik di titik sana, dia memang betul-betul ke arah sana, bukan koreksi, dan bukan spike (setidaknya sampai jarak pips di mana kita menebus dosa kita).
Lalu apakah patern-patern yang dinamis itu ?
Inilah hasil riset saya bertahun-tahun, saya bagikan di sini, mungkin ini masih belum sempurna, tetapi setidaknya dengan panduan patern-patern ini, saya jadi tahu di mana kita harus meng-cut-switchnya, sehingga 'dosa' loss saya selaluu tertebus, dan saya pun BEP di forex.
Jika dinilai masih ada kekurangan, mohon para master sekalian mengkoreksinya...
Patern-patern itu adalah :
1. Perhatikan koreksi terakhir, setidaknya dalam selang sejam
Apabila harga bullish kemudian turun sebentar untuk koreksi lalu naik lagi , tandai titik low koreksi itu. Ingatlah bahwa jika harga turun lagi melebihi titik low itu, maka di situlah kemungkinan harga benar-benar berbalik arah ke bawah. Boleh dibilang, inilah yang dulu dikenal dengan istilah "trendline breakout" seperti teori yang kita pelajari dahulu sewaktu masih duduk di kelas Taman Kanak-Kanak dalam analisa chart. Dan Anda lihat animasi ilustrasi di atas, bukan? Itulah salah satu contoh aplikasinya..
2. High dan Low selama selang 4 jam-an. (H4)
Lihat baik-baik, terutama pada saat pasar ranging, lihat dan perhatikan bahwa harga jika sudah mem-break high atau low dalam selang 4 jam-an, maka di situlah trend akan berlaku. Lihat dan perhatikan baik-baik! Jika Anda masih agak takut menempatkan switching point, boleh ditambahkan jarak 2-10 pips dari jarak high dan low itu.
3. Bollinger Bands 4 jam-an. Standar Deviasi 2 , Standar
Saya sarankan Anda memakai Time Frame 5 menit, jadi BB 48 SD 2. Perhatikan upper, middle, dan low. Lihatlah baik-baik, jika market ranging dalam jarak besar seperti kemarin, maka perhatikanlah (terutama GU) jika harga sudah mengenai lower kemudian dia berbalik dan menyentuh middle, maka itulah switching pointnya.
PERHATIKAN! JIka Anda terlanjur men-sell di lower BB, maka Anda bisa meng-cut switch di middle BB. Inilah indikator andalan saya selama ini.
OK sekian dulu, saya tunggu respon dan koreksi dari Anda.
Selasa, 13 Juli 2010
setingan micro martingel
Maap Nih bro newbie ikut nimbrung..
mau ikutan share sistem martingale..
saya pake om martin sejak awaL 2009, ya hasiLnya Lumayan Lah..
bisa bikin BEP, bisa ditinggaL kaLo ada acara ngedadak, bisa sambiL santai, bisa dLL deh pokonya sama si om martin..
tapi sistem saya agak berbeda sama om forexivan..
saya pakai om martin di acc micro, dengan baLance sekitar 50K..
settingan saya seperti ni..
LeveL 1.. 1 Lot..
LeveL 2.. 2 Lot..
LeveL 3.. 4 Lot..
LeveL 4.. 8 Lot..
LeveL 5.. 16 Lot..
Jarak antara 1 LeveL dengan LeveL Lainnya sekitar 20 Pips..
TP sekitar 24 Pips..
Jam Kerja Om martin saya dari jam 8 Pagi sampai Sore sekitar Jam 3an, Gak pernah maen maLem, ngeriii euuuuuyy kaLo maLem..
AlhamduLiLLah sampai detik ini acc micro saya masih bertahan dan masih mampu berikan saya profit demi profit walaupun sedikit..
Biasanya saya bisa dapat profit sekitar 5% - 10% seharinya pakai om martin..
Lumayan kan ??
Om Martin gak begitu jeLek n' Gak begitu Lambat cari profit kLo kita bisa dapet settingan yg pas menurut kita..
saya maen di 7 pairs..
AU, EC, EG, EJ, EU, GU, UJ..
semua pairs tersebut menurut saya pergerakannya aman kaLo siang, dan juga 7 pairs tersebut keciL spreadnya..
mau ikutan share sistem martingale..
saya pake om martin sejak awaL 2009, ya hasiLnya Lumayan Lah..
bisa bikin BEP, bisa ditinggaL kaLo ada acara ngedadak, bisa sambiL santai, bisa dLL deh pokonya sama si om martin..
tapi sistem saya agak berbeda sama om forexivan..
saya pakai om martin di acc micro, dengan baLance sekitar 50K..
settingan saya seperti ni..
LeveL 1.. 1 Lot..
LeveL 2.. 2 Lot..
LeveL 3.. 4 Lot..
LeveL 4.. 8 Lot..
LeveL 5.. 16 Lot..
Jarak antara 1 LeveL dengan LeveL Lainnya sekitar 20 Pips..
TP sekitar 24 Pips..
Jam Kerja Om martin saya dari jam 8 Pagi sampai Sore sekitar Jam 3an, Gak pernah maen maLem, ngeriii euuuuuyy kaLo maLem..
AlhamduLiLLah sampai detik ini acc micro saya masih bertahan dan masih mampu berikan saya profit demi profit walaupun sedikit..
Biasanya saya bisa dapat profit sekitar 5% - 10% seharinya pakai om martin..
Lumayan kan ??
Om Martin gak begitu jeLek n' Gak begitu Lambat cari profit kLo kita bisa dapet settingan yg pas menurut kita..
saya maen di 7 pairs..
AU, EC, EG, EJ, EU, GU, UJ..
semua pairs tersebut menurut saya pergerakannya aman kaLo siang, dan juga 7 pairs tersebut keciL spreadnya..
Riset Martingale: Membuat Sistem yang SANGAT AMAN!
Post Riset 1 : Margin Martingale
maaf, newbie ikut nimbrung nih.. :P
Saya suka dengan idenya Bung Tera di Thread "100% profit" , sebenarnya martingale bukan ide yang jelek-jelek amat, bahkan bernilai sekali. Memang saya akui, banyak para master yang mencemooh tehnik martingale bahkan KG sendiri, yang mengatakan tehnik ini sangat lama menghasilkan profit, saya sendiri menggunakan martingale hanya profit 50% seminggu.
Memang KG benar, dibandingkan dengan ForexBender yang menghasilkan $ 58.000 dari $ 5.000 dalam 4 hari, saya bukan apa-apa. Tetapi tokh saya tidak silau, saya selama ini memakai martingale karena saya anggap ini yang paling aman. Sistem inilah yang mengantarkan saya menuju BEP di forex untuk pertama kalinya. Dan saya pun sama dengan Bung Tera: Spesialis GU.
Memang, martingale berbahaya, tetapi bukan berarti tidak mungkin diciptakan sistem martingale yang berhasil. Cuma permasalahannya, bagaimana kah sistem martingale yang paling baik itu?
Sudah lama saya meneliti case ini: riset untuk membuat sistem martingale yang berhasil. Dan sudah lama juga saya ingin membagi tehnik ini, tetapi selama ini saya masih menimbang nimbang, akhirnya, setelah membaca Threadnya Bung Tera yang ternyata 'sepemikiran' dengan saya barulah saya memutuskan untuk membagi hasil riset ini.
Dan sekarang ide dari riset ini saya lempar ke forum secara bertahap, dengan harapan rekan-rekan sekalian dan mungkin juga para master bisa memberi masukan buat kita semua.
Konsep Martingale
Pada prinsipnya, konsep ide martingale adalah bagaimana kita "menebus" kesalahan dengan membuka posisi baru, entah searah (averaging) atau berlawanan (cut-switch) yang kuantitinya berlipat ganda, dengan harapan posisi yang baru ini profit dan profitnya cukup untuk menutupi "kesalahan" kita yang sebelumnya tetapi apabila posisi baru ini ternyata salah pun, maka kita perlu membuka posisi baru yang kuantitinya juga berlipat ganda dari yang sebelumnya. Dan seterusnya.
Memang, semakin kita membuka posisi baru untuk menebus yang lama, maka resiko kita akan SEMAKIN BESAR karena jumlah lotnya berlipat ganda.
Taruhlah kita memasang 1 lot dan kemudian posisi ini loss 50 pips, maka untuk menebusnya (sesuai konsep martingale) maka kita membuka 2 lot, dan untuk menebus yang sebelumnya dua lot ini harus profit setidaknya 30 pips sehingga= (30 pips x 2 lot) - (50 pips x 1lot) = 60 - 50 = 10 pips .
1 lot adalah level satu, 2 lot adalah level 2, 4 lot adalah level 3 dan seterusnya.
Pertanyaannya sekarang, berapakah jumlah margin yang harus kita sediakan? Dan berapa kali kita sanggup bolak-balik?
Marilah kita buat simulasinya, Andai kata kita salah melakukan posisi level satu dan loss 50 pips, level 2 loss lagi 50 pips, dan level 3 loss lagi 50 pips, level 4 loss lag 50 pipsi!!! Dan di level 5 lah kita baru untung 50 pips, maka perhitungannya:
level 1 -> 1 lot x -50 pips = -50
level 2 -> 2 lot x - 50 pips = -100
level 3 -> 4 lot x -50 pips = -200
level 4 -> 8 lot x - 50 pips = -400
level 5 -> 16 lot x 50 pip = 800
-------------------------------------
Maka = 50 pips profit
Berapakah margin yang harus kita siapkan, hitung saja: 50 + 100+ 200 + 400 + 800 = 1550, kali dua = 3100 pips. Dengan kata lain untuk posisi level satu kita harus menyiapkan kuantiti yang sanggup menahan floating 3100 pips tetapi ini terlalu besar, saya pribadi hanya memakai margin 2500 pips.
Lama ? Ah tidak juga, saya bisa menghasilkan 5% sehari dengan tehnik ini di GU, lumyan bukan, dan lebihnya lagi sistem ini aman sampai 5 level, jadi kita punya kesempatan menebus apabila kita salah sebanyak 4 kali.
maaf, newbie ikut nimbrung nih.. :P
Saya suka dengan idenya Bung Tera di Thread "100% profit" , sebenarnya martingale bukan ide yang jelek-jelek amat, bahkan bernilai sekali. Memang saya akui, banyak para master yang mencemooh tehnik martingale bahkan KG sendiri, yang mengatakan tehnik ini sangat lama menghasilkan profit, saya sendiri menggunakan martingale hanya profit 50% seminggu.
Memang KG benar, dibandingkan dengan ForexBender yang menghasilkan $ 58.000 dari $ 5.000 dalam 4 hari, saya bukan apa-apa. Tetapi tokh saya tidak silau, saya selama ini memakai martingale karena saya anggap ini yang paling aman. Sistem inilah yang mengantarkan saya menuju BEP di forex untuk pertama kalinya. Dan saya pun sama dengan Bung Tera: Spesialis GU.
Memang, martingale berbahaya, tetapi bukan berarti tidak mungkin diciptakan sistem martingale yang berhasil. Cuma permasalahannya, bagaimana kah sistem martingale yang paling baik itu?
Sudah lama saya meneliti case ini: riset untuk membuat sistem martingale yang berhasil. Dan sudah lama juga saya ingin membagi tehnik ini, tetapi selama ini saya masih menimbang nimbang, akhirnya, setelah membaca Threadnya Bung Tera yang ternyata 'sepemikiran' dengan saya barulah saya memutuskan untuk membagi hasil riset ini.
Dan sekarang ide dari riset ini saya lempar ke forum secara bertahap, dengan harapan rekan-rekan sekalian dan mungkin juga para master bisa memberi masukan buat kita semua.
Konsep Martingale
Pada prinsipnya, konsep ide martingale adalah bagaimana kita "menebus" kesalahan dengan membuka posisi baru, entah searah (averaging) atau berlawanan (cut-switch) yang kuantitinya berlipat ganda, dengan harapan posisi yang baru ini profit dan profitnya cukup untuk menutupi "kesalahan" kita yang sebelumnya tetapi apabila posisi baru ini ternyata salah pun, maka kita perlu membuka posisi baru yang kuantitinya juga berlipat ganda dari yang sebelumnya. Dan seterusnya.
Memang, semakin kita membuka posisi baru untuk menebus yang lama, maka resiko kita akan SEMAKIN BESAR karena jumlah lotnya berlipat ganda.
Taruhlah kita memasang 1 lot dan kemudian posisi ini loss 50 pips, maka untuk menebusnya (sesuai konsep martingale) maka kita membuka 2 lot, dan untuk menebus yang sebelumnya dua lot ini harus profit setidaknya 30 pips sehingga= (30 pips x 2 lot) - (50 pips x 1lot) = 60 - 50 = 10 pips .
1 lot adalah level satu, 2 lot adalah level 2, 4 lot adalah level 3 dan seterusnya.
Pertanyaannya sekarang, berapakah jumlah margin yang harus kita sediakan? Dan berapa kali kita sanggup bolak-balik?
Marilah kita buat simulasinya, Andai kata kita salah melakukan posisi level satu dan loss 50 pips, level 2 loss lagi 50 pips, dan level 3 loss lagi 50 pips, level 4 loss lag 50 pipsi!!! Dan di level 5 lah kita baru untung 50 pips, maka perhitungannya:
level 1 -> 1 lot x -50 pips = -50
level 2 -> 2 lot x - 50 pips = -100
level 3 -> 4 lot x -50 pips = -200
level 4 -> 8 lot x - 50 pips = -400
level 5 -> 16 lot x 50 pip = 800
-------------------------------------
Maka = 50 pips profit
Berapakah margin yang harus kita siapkan, hitung saja: 50 + 100+ 200 + 400 + 800 = 1550, kali dua = 3100 pips. Dengan kata lain untuk posisi level satu kita harus menyiapkan kuantiti yang sanggup menahan floating 3100 pips tetapi ini terlalu besar, saya pribadi hanya memakai margin 2500 pips.
Lama ? Ah tidak juga, saya bisa menghasilkan 5% sehari dengan tehnik ini di GU, lumyan bukan, dan lebihnya lagi sistem ini aman sampai 5 level, jadi kita punya kesempatan menebus apabila kita salah sebanyak 4 kali.
Langganan:
Komentar (Atom)